Friday, 27 January 2017

Pengalaman Google Adsense di Approve

Diposkan oleh corat coret di 21:27:00 0 komentar
           Kalau kalian lihat sekarang bertebaran sekali ya namanya blog pribadi. Ada motivasi mengapa para blogger rajin nge-blog dan pada berlomba-lomba bagaimana caranya ber-SEO supaya blognya ada di papan nomor satu urutan tangga search engine dengan keyword tertentu. Pasalnya jika dia jadi nomor satu, maka sudah pasti blog itu akan banyak pengunjungnya. Gini deh, jika kalian ngetik suatu keyword di search engine maka yang ada di urutan pertama hasil pencarian pasti yang akan kalian buka terlebih dulu bukan? iya apa enggak? 
           Semua itu memang tak jauh dari unsur materi. Duit. Jika jumlah pengunjung sebuah blog banyak maka bisa dijadikan tambang duit. Gimana caranya? ya dengan pasang iklan. Gimana cara pasang iklannya? Paling mudah sekarang join dengan Google AdSense. Lah apalagi tuh Google AdSense?

My Stupid Boss 1 - 5 (Review Buku)

Diposkan oleh corat coret di 18:51:00 0 komentar
Sumber : Google

           Hoi hoi, Ogenki desuka? piye kabare? semoga kalian sehat semua aamiin. Postingan kali ini saya hendak mereview My Stupid Boss, buku kocak yang bisa bikin sakit perut dan pipi ngilu karena nahan ketawa ditempat umum. Sebenarnya My Stupid Boss ini sudah lama sekali hingga sekarang saja sudah ada yang no. 5. Dan baru di tahun 2016 kemarin kan My Stupid Boss 1 difilimkan di layar lebar dengan aktris mbak Bunga Citra Lestari dan aktornya mas Reza Rahardian. Ya tapi karena urusan saya yang ba bi bu akhirnya review ini baru saya torehkan hari ini, basi! iya memang tapi tak apalah daripada tidak sama sekali. 

Promise

Diposkan oleh corat coret di 10:14:00 0 komentar
           The last day of Kampus Fiksi Writing Challenge,sejujurnya saya sedih sekali karena hari ini kali terakhir nulis untuk Momon, padahal sudah 10 hari kebersamaan dan jalinan cinta hubungan kita bina, seperti kacang hijau ini sudah bertunas tinggal nerusin saja sudah jadi tauge. Eh, tumis tauge dan tahu buat makan siang enak kali ya Mon ??
           Banyak kenangan tertinggal untuk Momon, saya yang biasanya setiap pagi melototin Facebook membaca keriwehan yang ada di jagad dagelan negeri ini harus berganti melototin laman blogger.com untuk menggoreskan tinta eh bukan ding untuk menarikan jemari diatas keyboard menuliskan sesuatu titahmu. Ahhhh bergemuruh sesak dada ini Mon membaca titah di hari ke-10. Perintah tersusah Mon, mau tidak mau saya harus membongkar aib saya yang selama ini terkubur dalam direlung pikiran. Kamu sadar tidak Mon? secara tidak langsung kamu menanyakan aib tanpa tedeng aling-aling, aaahh si Momon kamu datang-datang kok bikin baper. Namun demi kamu Mon, saya rela memenuhi titahmu untuk menunjukkan betapa keselnya gemesnya saya padamu. Oh iya, terlalu gemes bahkan karena kamu menyebut saya "bawel" di hari ke-9 padahal saya lihat kamu selalu berkomentar panjang nan syantiek pada mereka yang lain kenapa untuk saya hanya ada dua kata "iya bawel", mau saya lempar HP Mon? eh jangan ding HP satu-satunya ini.
           Lalu hal seperti apakah yang saya janjikan untuk tidak diulang?? Untuk kebersamaan kita yang sudah 10 hari ini spesial untuk Momon saya berjanji tidak akan mengulangi meninggalkan blog saya seperti beberapa waktu yang lalu. Blognya sampai terlihat berhantu dan ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih ehh kok jadi nyempil puisinya Rangga sih. Saya yang over akting sibuk hingga jarang menampakkan batang hidung di blog yang sudah saya bangun sejak jaman Dinasti Ming baheula. Yah, inilah Mon aib saya, beneran deh Mon suer saya akan mengisi blog ini dengan curcolan postingan saya, entah bermanfaat atau tidak. Lho kok? yang penting ada isinya kan daripada kosong melompong? Itulah janji saya Mon.
           Akhirul kalam, saya tahu niat dan maksudmu mengadakan Writing Challenge ini yah supaya orang-orang seperti saya ini tidak berhenti menulis eh Mon sebentar deh , menulis atau mengetik? Kalau menulis pakai bolpoint atau pulpen atau pencil kalau ini seharusnya mengetik bukan menulis. Ya sudahlah Mon apapun itu niatmu sungguh suci nan mulia. Semoga kamu sering mengadakan seperti ini, tak mengapa hadiahnya hanya berupa buku cuma satu pula tapi semangat untuk menerima tantangan itu loooh yang harus diapresiasi. Betulkan Mon?

#KampusFiksi10DaysWritingChallenge
#10DaysKF
#Day10
@KampusFiksi


Thursday, 26 January 2017

Surat untukMu

Diposkan oleh corat coret di 07:48:00 0 komentar
           Ketika titah diturunkan untuk menulis surat kepada seseorang, terlintas pertanyaan menggema dipikiran "wahh yang bener saja nih Mon, hari gini masih ada ya nulis surat? Mon Mon.. kalau hanya bertukar kabar hari gini ya pakai bbm, whatsapp, line, FB, IG, Twitter, Kakao Talk ayo apalagi apalagi sebutin dong... Nulis surat itu seperti kembali ke masa lalu Mon, jaman Siti Nurbaya! Ada-ada saja sih Mon". Namun apa daya saya yang hanyalah seorang hamba , maka titah Paduka Momon hukumnya fardhu a'in. Beginilah surat saya untuk Dia.

Dear Rabb,

           Puji syukur Alhamdulillah saya masih bisa bernafas hingga detik ini. Atas semua yang Kau berikan untuk hamba selama ini. Atas pertolongan yang Kau turunkan dengan berbagai cara indahMu. Engkau sebaik-baiknya penulis dan Engkau sebaik-baiknya sutradara dalam film hidup ini.
           Ya Rabb, entah apa yang Kau pikirkan saat Kau meniupkan ruh dalam kandungan ibu hamba saat berusia 4 bulan? Apa yang telah Kau tuliskan dalam Lauhul Mahfudz untuk hamba? Hingga saat ini begitu banyak deru debu ujian yang menyapu. Kadang hamba kuat tak sedikit juga menjadi lemah. Lalu dengan beban yang saat ini terpanggul dihati, apa yang harus hamba lakukan? jalan mana yang harus hamba ambil? persimpangan itu tertutup kabut, sekali jalan sudah diambil tak mungkin hamba kembali dan berputar.
           Ya Rabb, hamba ini bukan termasuk yang beriman tebal, bukan yang dengan istiqomah menjalankan sunnahMu. Sekali kena goncangan bisa terpelanting dan jatuh. Dari kejatuhan itu hamba melihat makna-makna hidup. Apa yang Kau tetapkan untuk ruh ini hanyalah untuk mengingatMu dengan laku yang telah Kau tulis dalam kitabMu. Walaupun tak semua laku telah hamba jalani. Namun kiranya jangan Kau masukkan hamba ke api neraka yang membara yang siap melumat hamba-hambaMu yang tak bertaqwa. Tapi juga hamba merasa tak benar-benar pantas ada di surga. 
           Ya Rabb, umur hamba sudah Kau tetapkan panjang atau pendek tiada yang tahu melainkan Engkau. Apapun yang sudah menjadi ketetapan hamba, biarkanlah hamba hidup bermanfaat untuk orang lain sekalipun itu hanya sebulir debu. Berikanlah kebahagiaan dan ampunilah dosa orang tua hamba dan orang yang menyayangi hamba. Dan apapun yang menjadi takdirMu akan hamba jalani. Hamba tak akan mendengar lagi celotehan dari manusia, yang menginginkan hidup hamba seperti apa yang mereka harapkan. Itu semua hanyalah kekosongan belaka. Hidup hamba milik hamba dan hanya Kau yang berhak mengubahnya sesuai keinginanMu.  
Ya Rabb, berikanlah segala kekuatanMu kepada hamba untuk mengarungi dahsyatnya ombak dan badai yang Kau gariskan. Dan bersama AgungMu hamba akan tegar dan kokoh bagai karang di pantai. 

Kamis, 26 Januari 2017
Dari hambaMu yang masih tersesat

#KampusFiksi10DaysWritingChallenge
#10DaysKF
#Day9
@KampusFiksi

Wednesday, 25 January 2017

Sisi Lain

Diposkan oleh corat coret di 08:19:00 0 komentar
           Tak kenal maka tak sayang, kenalpun belum tentu sayang ya mblooooo ya??? never mind mbloo jangan pusing, Kim Shin-Goblin jomblo 938 tahun saja biasa saja kok, kamu yang jomblo 10 tahun sudah mencak-mencak. Sudah sudah tidak perlu lah kita menggoda si jomblower ini, mereka kaum yang termarginalkan di malam minggu. Miris sekali hidup mereka. Berbicara mengenai kenal mengenal ini, tak banyak yang kenal dengan saya. Ya iyalah, saya bukan artis. Maksudnya bahwa teman yang mengenal saya pun kadang salah menilai tentang saya, hahahahahaha. Saya tak pernah ambil palu pusing mengenai hal ini, suka-suka mereka menilai saya. Saya sudah pasti belum tentu salah dan mereka pasti belum tentu benar, penilaian hanya masalah sudut pandang saja.
           Dalam tulisan ini saya akan menguak mempritili mengulik menyiangi dan me- me- yang lain tentang fakta yang sebenarnya terhadap opini mereka tentang saya. Menurut mereka saya ini :
Ceria dan Tanpa Beban. Tanpa beban ini maksudnya menyindir ya? iya saya memang pernah bengkak dan sekarang sudah kempis tapi tak perlulah dikabarkan semua itu, hahahaha. Bukan bukan, saya kira memang mereka berpikir hidup saya yang selalu ceria haha-hihi dan terlihat seperti orang yang menjalani hidupnya tanpa beban. Woi manusia, tak ada seseorang di dunia ini yang dalam hidupnya tidak diberi beban. Lha kok enak, mereka tanpa ujian, saya juga mau kalau hidup tanpa ujian begitu. Saya terlihat ceria karena saya menceriakan diri dan bertampang gahar saat saya sedang ada dalam kelompok, ketika saya sendirian maka terkuaklah topeng saya. Saya ini mewekan bin nangisan bin cengeng apapu itulah, pokoknya begitu. Jangankan beban hidup yang menderu-deru, nonton film dengan cerita sedih saja bisa ikutan nangis.
Jutek bin Judes. Laaahh emang tampang saya yang beralis tebal, bermata belok dan berkacamata kali yang membuat saya terlihat jutek. Itu sudah dari orok begitu, itu Allah sudah melukis wajah saya sedemikian rupa masa iya saya harus protes. Yah, kalau bisa protes sih saya mau tambah mancung sedikit lah hidungnya hahahahaha. Sesungguhnya anggapan saya jutek karena memang saya lebih banyak diam dengan orang yang baru saja saya kenal. Saya bukan orang yang bisa basa-basi. Namun, anggapan jutek ini akan luruh sendiri ketika mereka sudah kenal saya. Ujung-ujungnya bilang "oooo ternyata tary itu nggak jutek"
Sombong. Laah ini juga terkait masalah karena saya bukan orang yang pandai basa-basi dengan orang yang pertama kali saya kenal. Faktanya adalah apa yang saya sombongkan? saya hanya diam dan menjaga komunikasi, kalau saya bertanya terlalu banyak dikirain kepo.
Mandiri. Hahahahahahahaha iya lah saya terlihat mandiri, lha wong saya kost sendirian. Apa-apa musti dikerjain sendiri dan kemana-mana juga sendirian. Teman kost juga tak punya karena memang karena kost saya bukan tempat kost-kostan. Bingung kan? kalau diceritakan bisa panjang ini. Faktanya adalah saya juga tak nyaman dengan keadaan saya yang kemana-mana harus sendirian tapi mau gimana lagi memang itulah adanya. Kok kendhel? (Kok berani?) itulah pertanyaan yang selalu saya dapat ketika mereka tahu saya sering pergi sendirian. Sebenarnya juga tidak berani tapi ya itu tadi karena keadaan yang mengharuskan saya untuk berani. Kalian tentu juga akan merasakan kok bagaimana keadaaan mengharuskan kalian menjadi yang bukan kalian.
Pendiam. Aahhh ini fitnah, saya ini berpotensi membikin huru-hara. Sifat dasar dari golongan darah O mengalir deras di tubuh saya. Golongan darah O kan memang begini adanya humoris dan ceria. Namun, jika memang saya terlihat diam artinya saya berada dilingkungan yang tidak nyaman.
           Sebenarnya saya enggan meluruskan hal-hal receh semacam ini, karena penilaian apapun dari manusia tidaklah penting bagi saya. Kecuali penilaian karyawan itu maha penting terkait dengan bonus dan kenaikan gaji waaaahhh modar wes...

#KampusFiksi10DaysWritingChallenge
#10DaysKF
#Day8
@KampusFiksi

 

Corat Coret Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review